Cara Gampang Menulis Komentar di Blog Berbahasa Inggris
4 min read

Salah satu cara untuk mendapatkan
backlink yang banyak adalah dengan menulis komentar di blog orang lain.
Yang menjadi masalah adalah bagaimana menulis komentar yang baik supaya
bisa di-approve sama si pemilik blog. Mungkin menulis komentar untuk
blog berbahasa Indonesia kamu nda menemui masalah. Tapi pas mau komentar
di blog berbahasa Inggris, kamu mulai pusing dan akhirnya memutuskan
untuk menulis komentar pendek bin ngawur saja sambil menghibur diri
dengan kalimat-kalimat sakti khas Indonesia seperti “cuek ajalah”,
“namanya juga usaha” atau “hajar, bleh!”
Ini bukan masalah hajar menghajar. Ini
masalah efisiensi waktu. Kalo komentar kamu kurang berbobot, kecil
kemungkinan komentar kamu di-approve yang artinya kecil peluang kamu
dapat backlink dari usaha kamu komentar sana-sini. Bayangkan waktu yang
kamu pake untuk browsing mencari artikel blog untuk dikomentari, waktu
yang kamu habiskan untuk bingung mau nulis apa dan semuanya harus
berakhir sia-sia? Makanya, kamu perlu membaca tips berikut ini kalo kamu
mau dapat backlink yang banyak dari komentar di blog berbahasa Inggris.
Mari kita mulai…
Pertama-tama, kamu menyiapkan minimal 10
kalimat untuk masing-masing kategori berikut ini. Ingat, kamu tidak harus
melakukan ini sendiri. Kalo kamu lemah dalam bahasa Inggris kamu bisa
minta tolong teman kamu yang jago cas cis cus, atau kalau tidak mau dikatakan tidak mengerti. Google translate, buku kamus Indonesia-Inggris, software penterjemah, guru bahasa Inggris, teman yang fasih ”cas-cis-cus” bahasa Inggris dan lain-lain, ada di sekitar kita, mengapa tidak dimanfaatkan?
Kamu cukup menulis
kalimat-kalimatnya dalam bahasa Indonesia dan nanti dia yang translate
ke dalam bahasa Inggris.
Ini dia kategorinya:
– Pujian
Dalam kategori pujian kamu menulis
kalimat-kalimat yang menggambarkan kamu sangat terkesan dengan
artikelnya, cara dia menulis, atau sekedar bilang bahwa info yang dia
sajikan sudah lama kamu cari dan baru nemu di blognya.
– Kritik/Saran
Jangan lupa untuk membuat kalimat-kalimatnya dengan bahasa yang santai namun sopan. Perhatikan grammar jangan sampai blepotan.
Langkah selanjutnya adalah
mengkombinasikan kalimat-kalimat tersebut. Kamu sudah memiliki 10
kalimat di tiap kategori, artinya kamu punya total 100 kombinasi kalimat
yang bisa kamu pake di 100 blog! Itu baru dengan format pujian + saran,
kalo kombinasinya kamu balik menjadi saran + pujian maka kamu punya
total 200 stok komentar!
Gampang, kan?
Kalo kamu merasa 200 komentar masih kurang, ya bikin lagi 10 kalimat baru di tiap kategori dan kombinasikan lagi.
Emmmm... ini saya kasih bocoran sedikit beberapa ungkapan untuk mengawali sebuah komentar:
- That is interesting point. I think that… (Hal itu menarik. Aku pikir bahwa…)
- Interesting topic. I would like to add… (Ide yang menarik. Aku akan menambahkan…)
- Hmm. I did not think of that before. (Hmmm. Aku tidak berpikir seperti itu sebelumnya)
Pertanyaan juga bisa menjadi cara yang
bermanfaat untuk memberi ide-ide baru dalam sebuah percakapan. Simak
baik – baik contohnya berikut ini :
- What do you think about . . .(Apa yang kamu pikirkan tentang…)
- Haveyou considered . . . (Anggapan apa yang anda berikan…)
- What is ur opinion. . . (Bagaimana tentang…)
Kadang-kadang pendekatan yang lebih langsung yang lebih sesuai adalah:
- Can I add something here? (Dapatkah saya menambahkan sesuatu disini?)
- Would you mind if I interject something here? ((Apakah anda) pikiran jika saya menyisipkan sesuatu di sini?)
Oke, sekarang kamu sudah punya 200
kalimat siap diluncurkan. Selanjutnya apa? Langsung turun gunung dan
pasang komentar sana sini? Pelan-pelan, anak muda. Pernah dengar nda
kalimat ini: “Secara default, blog berbasis WordPress bersifat nofollow
untuk link yang ada di komentar”?
Kalo kamu nda ngerti apa itu nofollow
dan dofollow, silakan browsing di Google atau tanya sama penjaga warnet
di depan dekat pintu masuk!
Jadi untuk (lagi-lagi) efisiensi, kamu
harus mencari blog yang dofollow. Kamu harus bisa memastikan bahwa 200
kalimat komentar kamu tadi betul-betul akan menjadi 200 link dofollow
untuk kamu. Memang sih link nofollow ala WordPress ini seringkali tetap
terbaca sebagai backlink oleh robot Google, tapi kenapa membuang waktu
dan tenaga untuk hal yang nda pasti? Kenapa nda langsung hantam saja 200
komentar di blog dofollow?
Jadi langkah selanjutnya adalah bagaimana mencari blog dofollow untuk dikomentari. Bagaimana hayo?
Caranya gampang! Saya akan tulis bagaimana caranya nanti. Makanya tetap nongkrong di sini, okhayyy?